

TF-201S adalah amonium polifosfat ultrahalus dengan kelarutan rendah dalam air, viskositas rendah dalam suspensi berair, dan angka asam rendah.
Produk ini memberikan sifat tahan api yang sangat baik pada perekat dan bahan penyegel ketika ditambahkan ke formulasi dasar dengan kadar 10 - 20%. Produk ini sangat efektif sebagai "donor asam" dalam pelapis intumesen karena kelarutannya yang rendah dalam air.,wSaat diaplikasikan pada struktur baja, cat intumescent yang mengandung...
TF-201S dapat memenuhi persyaratan ketahanan api yang ditentukan dalam standar seperti EN, DIN, BS, ASTM, dan lainnya.
Selain baja, lapisan intumesen berbasis TF-201S juga dapat digunakan pada kayu dan plastik, sehingga bahan-bahan ini memenuhi syarat untuk Kelas Bahan Bangunan B (menurut DIN EN 13501-1).
Selain itu, TF-201S dapat dimanfaatkan dalam aplikasi transportasi untuk mencapai hasil yang menguntungkan dalam hal ketahanan api, asap, dan toksisitas sesuai dengan EN 45545. Bahan penghambat api ini bersifat (bio-)degradabel, terurai menjadi fosfat dan amonia yang terdapat secara alami.
Selain itu, senyawa ini juga tidak mengandung halogen dan memiliki profil lingkungan dan kesehatan yang baik. Senyawa ini sangat cocok untuk penghambat api pada material EVA.
1. Digunakan untuk menyiapkan berbagai jenis lapisan intumesen berkinerja tinggi, perawatan tahan api untuk kayu, gedung bertingkat, kapal, kereta api, kabel, dll.
2. Digunakan sebagai aditif tahan api utama untuk penghambat api tipe ekspansi yang digunakan dalam plastik, resin, karet, dll.
3. Dibuat menjadi bahan pemadam api berbentuk bubuk untuk digunakan dalam pemadaman kebakaran area luas di hutan, ladang minyak, dan ladang batubara, dll.
4. Pada plastik (PP, PE, dll.), Poliester, Karet, dan lapisan tahan api yang dapat mengembang.
5. Digunakan untuk pelapis tekstil.
6. Cocok dengan AHP dapat digunakan untuk perekat Epoxy
| Spesifikasi | TF-201 | TF-201S |
| Penampilan | Bubuk putih | Bubuk putih |
| P2O5(w/w) | ≥71% | ≥70% |
| Fosfor Total (b/b) | ≥31% | ≥30% |
| Kandungan N (b/b) | ≥14% | ≥13,5% |
| Suhu Dekomposisi (TGA, 99%) | >240℃ | >240℃ |
| Kelarutan (10% larutan air, pada 25ºC) | <0,50% | <0,70% |
| Nilai pH (10% larutan air pada 25ºC) | 5,5-7,5 | 5,5-7,5 |
| Viskositas (10% larutan air, pada 25℃) | <10 mpa.s | <10 mpa.s |
| Kadar air (b/b) | <0,3% | <0,3% |
| Ukuran Partikel Rata-rata (D50) | 15~25µm | 9~12µm |
| Ukuran Partikel (D100) | <100µm | <40µm |



