Berita

Rekomendasi Desain Formulasi Tahan Api untuk Polistirena Berdampak Tinggi Bebas Halogen (HIPS)

Rekomendasi Desain Formulasi Tahan Api untuk Polistirena Berdampak Tinggi Bebas Halogen (HIPS)

Persyaratan Pelanggan: HIPS tahan api untuk wadah peralatan listrik, kekuatan benturan ≥7 kJ/m², indeks aliran leleh (MFI) ≈6 g/10 menit, cetakan injeksi.


1. Sistem Penghambat Api Sinergis Fosfor-Nitrogen

Formulasi Tahan Api HIPS (Tabel 1)

Komponen

Sedang memuat (phr)

Perkataan

Resin HIPS

100

Bahan dasar

Amonium polifosfat (APP)

15-20

Sumber fosfor

Melamin sianurat (MCA)

5-10

Sumber nitrogen, bersinergi dengan APP

Grafit yang diperluas (EG)

3-5

Meningkatkan pembentukan arang

Agen anti-tetes (PTFE)

0,3-0,5

Mencegah tetesan lelehan

Kompatibilizer (misalnya, HIPS yang dicangkokkan MAH)

2-3

Meningkatkan dispersi

Fitur:

  • Meraih prestasiUL94 V-0melalui pembentukan arang intumesen dari sinergi APP/MCA.
  • Bebas halogen dan ramah lingkungan, tetapi dapat mengurangi sifat mekanik; optimasi diperlukan.

2. Sistem Tahan Api Hidroksida Logam

Formulasi HIPS (Tabel 2)

Komponen

Sedang memuat (phr)

Perkataan

Resin HIPS

100

-

Aluminium hidroksida (ATH)

40-60

Bahan penghambat api utama

Magnesium hidroksida (MH)

10-20

Bersinergi dengan ATH

Agen pengikat silan (misalnya, KH-550)

1-2

Meningkatkan dispersi pengisi

Bahan penguat (misalnya, SEBS)

5-8

Mengkompensasi hilangnya kekuatan benturan

Fitur:

  • Memerlukan>50% pemuatanuntuk UL94 V-0, tetapi menurunkan kekuatan benturan dan aliran.
  • Cocok untuk aplikasi dengan asap rendah/toksisitas rendah (misalnya, transportasi kereta api).

3. Sistem Sinergis Fosfor-Nitrogen (Aluminium Hipofosfit + MCA)

Formulasi HIPS yang Dioptimalkan

Komponen

Sedang memuat (phr)

Fungsi/Catatan

HIPS (tingkat dampak tinggi, misalnya, PS-777)

100

Bahan dasar (dampak ≥5 kJ/m²)

Aluminium hipofosfit (AHP)

12-15

Sumber fosfor, stabilitas termal

Melamin sianurat (MCA)

6-8

Sumber nitrogen, bersinergi dengan AHP

SEBS/SBS

8-10

Penguat kritis untuk benturan ≥7 kJ/m²

Parafin cair/minyak kedelai teroksidasi

1-2

Pelumas, meningkatkan aliran/dispersi

PTFE

0,3-0,5

Agen anti-tetes

Antioksidan 1010

0,2

Mencegah kerusakan

Pertimbangan Desain Utama:

  1. Pemilihan Resin:
  • Gunakan nilai HIPS yang berdampak tinggi (misalnya,Chimei PH-888,Taifa PG-33) dengan kekuatan benturan intrinsik sebesar 5–6 kJ/m². SEBS selanjutnya meningkatkan ketangguhan.
  1. Kontrol Kelancaran Aliran:
  • AHP/MCA mengurangi MFI; kompensasi dengan pelumas (misalnya, parafin cair) atau plasticizer (misalnya, minyak kedelai teroksidasi).
  • Jika MFI tetap rendah, tambahkan2–3 phr TPUuntuk meningkatkan aliran dan ketangguhan.
  1. Validasi Ketahanan Api:
  • AHP dapat direduksi menjadi12 jamjika dikombinasikan dengan2–3 jam EGuntuk mempertahankan UL94 V-0.
  • UntukUL94 V-2, kurangi kandungan bahan penghambat api untuk memprioritaskan dampak/aliran.
  1. Parameter Pencetakan Injeksi:
  • Suhu:180–220°C(menghindari degradasi AHP/HIPS).
  • Kecepatan injeksi:Sedang-tinggiuntuk mencegah pengisian yang tidak sempurna.

Kinerja yang diharapkan:

Milik

Nilai Target

Standar Pengujian

Kekuatan benturan

≥7 kJ/m²

ISO 179/1eA

MFI (200°C/5 kg)

5–7 g/10 menit

ASTM D1238

Ketahanan terhadap api

UL94 V-0 (1,6 mm)

UL94

Kekuatan tarik

≥25 MPa

ISO 527


4. Solusi Alternatif

  • Opsi yang Sensitif terhadap Biaya: Mengganti AHP sebagian denganfosfor merah mikroenkapsulasi (3–5 phr)Namun, perhatikan keterbatasan warna (coklat kemerahan).
  • ValidasiLakukan uji coba skala kecil untuk menyeimbangkan dampak vs. ketahanan api sebelum mengoptimalkan aliran.

More info. , pls contact lucy@taifeng-fr.com


Waktu posting: 15 Agustus 2025